Kamis, 02 November 2017

Kabar Baik bagi Para Pelaut Indonesia Proses Buku Pelaut di Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok GRATIS DAN MURAH

Halooo...haloooo....sobat pelaut seluruh Indonesia, ada kabar baik, mungkin beberapa teman pelaut sudah mengetahuinya atau sudah terlambat saya memberikan informasi mengenai " Berita Proses Buku Pelaut di Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok ", mungkin bermamfaat bagi sobat pelaut yang belum mengenatuhuinya.

Saluut dengan Rasa Hormat kepada Kepala Kesyahbandaran Kelas Utama Tanjung Priok serta jajaranya khususnya bagian Proses dokumentasi para Pelaut, dimulai dari penerimaan pelaut oleh petugas piket jaga sampai pelayanan dokumentasi pelaut Tahun 2017 ini Luaaar Biasssa bro betapa tidak, sebagai berikut pengalaman saya sewaktu pengurusan Buku Pelaut :

1. LANGKAH PERTAMA PROSES PENSIJILAN MUTISI ON & MUTASI OFF& PERPANJANGAN BUKU PELAUT

1.1. Pelaut diminta untuk mengambil Visitor  Card Pelaut di  Tenda bagian depan Kantor Syahbandar, Identitas Pelaut seperti SIM atau KTP untuk diserahkan ke Petugas Piket Jaga, Petugas Piket Jaga dengan Ramah dan Senyum akan memberikan Tanda Masuk bagi Pelaut ke ruang Kantor Khusus proses dokumentasi Pelaut.

1.2. Setelah sobat pelaut menerima Visitor Card Pelaut, maka sobat ke Koperasi terlebih dahulu untuk mengambil Map sesuai dengan kebutuhan para pelaut apakah untuk Mutasi Off, Perpanjangan Buku Pelaut, Penggantian Buku Pelaut maupun Buat Baru,Map tersebut kita dikenakan Rp.5.000.

1.3. Setelah Map kita terima maka, untuk Mutasi Off / On agar melampirkan Surat Keterangan Mutasi dari Perusahaan Pelayaran dan PKL hanya foto copy masing masih 1.lembar saja

1.4. Maka Buku Pelaut Asli dan persyaratan lainya dimasukan ke dalam Map tersebut, untuk sijil mutasi off / on dan perpanjangan Buku Pelaut, dimasukan ke Loket Nomor.1, lantas menunggu panggilan dari petugas loket 1.

1.5. Petugas Loket 4. akan memanggil pelaut dan diberikan Tanda Terima bahwa buku pelaut sudah diterima dan dalam proses, maka pelaut diminta datang pada hari yang sama pada Jam.1500 sore hari, menunggu panggilan dari Loket 4, untuk penyerahan Buku Pelaut yang telah di sijil/mutasi Off, bagi pelaut menungg sampai jam.15.00 Wib sore makan waktu lama, namun bagi teman teman pelaut jangan soesah, segera berjalan ke belakan Alfa Mart di sebelah kantor Syahbandar untuk menuju ke Halamana Mesdjid yang sangat megah dan besar, bagi yang sholat bisa leye leye ke Lantai.2 tempat khusus sholat full Air Conditioning, nah bagi teman teman maaf yang non sholat bisa leye leye manis di lantai dasr bisa sekalian kalau badan pegal pegal capek, sekalian ada terapi pijet tradisional bayarnya ala kadarnya jenis terapi ber aneka macam, ada sedot ada akupuntur dan ada yang pijet tenaga ibu ibu atau bapak bapak tinggal pilih kantong kita yang mana, anmun tetap sopan karena lokasi di arean mesdjid yang cukup besar di pelabuhan tanjung priok.

1.6. Setelah atau Sebelum Jam.4.sore segera teman teman pelaut bergegas ke kantor syahbandar dan meyerahkan tanda bukti  penerimaa buku pelaut ke loket.4, untuk proses Sijil Mutasi TIDAK DIKENAKAN BIAYA / GRATIS...GRATIS...LUAAAAR BIASAAAA, dan untuk PERPANJANGAN BUKU PELAUT BAYAR DI LOKET BANK BNI HNAYA RP.10.000 (sepuluh ribu rupiah) baru ada di Tahun 2017 ini Thanks so much kepada Bapak Kepala Syahbandar dan Jajaranya, sangat membantu kami para pelaut Indonesia yang terus ada pengeluaran biaya, juga terus mengikuti updating ambil sertifikat yang tidak kunjung selesai ada revalidasi dan jenis  sertifikat baru lainya.

1.7. Prose Sijil dan PerpanjanganBuku Pelaut kita Butuh 2. Hari selesai tidak banyak nego ngalor ngidul, luar biasa, kita diterima dengan baik dan ruang tunggu yang nyaman serta para petugas loget sangat sopan santun liuaar biasa jadi ada perubahan  dalam istilah Pelaut " LANGSUNG FULL AHEAD "

Untuk para sobat pelaut baik junior maupun senior mari kita bersatu salinng membantu sesama pelaut termasuk juga memberikan informasi yang positif untuk menjadikan kemakmuran para pelaut, seper Motto seorang Pelaut Berkebangsaan Inggris berkata " DANGER STAND UP ALONE ON THE ROAD " dan bagi Pelaut diatas umur 55 Tahun jangan takut KArena Umur itu ada sebuag ANKA bukan sebuah KETERBATAS WEAK UP LIFE MUST GO ON & NEVER GIVE UP BEFORE GOD CALL YOU GO HOME "

Demikian sementara yang dapat di informasikan dansegera aakan dikirimkan untuk artikel artikel yang up to date kepada saudara ku para pelaut " VAYA CON DIOS "BON VOYAGE SAILING NEVER SLEEP "

Salam Hormat,
Email : indonesiasailor@gmail.com









Minggu, 05 Februari 2017

Perjuangan Pelaut di mulai Daftar Diklat sampai mendapatkan Certificate

Good Day,
Hello... rekan rekan Pelaut Indonesia, baik yang sudah onboard, mengikuti diklat, maupun yang lagi door to door dari kantor ke kantor, dari teman ke teman dan dari Agent Broker ke broker juga teman teman yang brosing di internet, agar tetap semangat dan never give up.....maju terus....Full Ahead...namun tetap hati hati awasi  port side dan starboad side waspada “ Jaring Nelayan “.

Teman teman pelaut semua,  melihat kondisi saat ini sejak diberlakukanya  “ Amendement Manila 2010 “, banyak teman teman pelaut yang melakukan revalidasi certificate maupun updating, prihatin sekali atas biaya yang dikeluarkan khususnya yang datang dari luar kota ke Jakarta selain biaya certificate, juga untuk biaya Kost bagi teman teman yang tidak ada mess maupun tempat teman maupun saudara yang akan di kunjungi untuk menginap, juga biaya makan, transportasi, selama masa tunggu untuk memulai diklat dan lain sebagainya.

Namun teman teman Pelaut saya lihat di Diklat STIP Marunda, BP3IP Sunter dan Pertamina Layur Rawamangun (Tidak termasuk Diklat Pelaut di Semarang, Surabaya, Barombong, Cirebon, Aceh dan Sorong), luar biasa tanpa lelah dan putus asa terus mengunjungi diklat diklat pelaut yang tersebut diatas, kita sangat “ Respect dan Appreciated “ atas perjuangan teman teman pelaut tersebut.

Untuk mengikuti Diklat, teman teman perlu perjuangan untuk antrian dan biaya yang dikeluarkan per-certificate juga untuk melakukan Revalidasi maupun Updating (kecuali bagi teman teman yang cuti biaya sudah dipersiapkan sewaktu di kapal, ada yang langsung mengurus sendiri, maupun urusan lewat pihak ketiga karena waktu cuti yang singkat, untuk biaya no problematic), nah bagaimana dengan teman teman yang belum onboard maupun bagi pemula untuk menjadi seorang pelaut Tingkat PELAYAN/KELASI/JURU MUDI/OILER, diwajibkan mempunyai sbb ;

  1. Buku Pelaut ( biaya pengurusan sampai dengan disyahkna Buku Pelaut, serta waktu tunggu ) waduuh...maak....oiiiiii (Tidak termasuk pengurusan Passport)
  2. Program STCW78 – Amendement 2010 : BST, MEFA, AFF, SCRB, SAT, SDSD, RFNW/RFEW, tambahan baru untuk menjadi Juru Mudi/Oiler : Able Seafarer Deck/Able Seafarer Engine, jika bekerja di kapal tanker tambahan TF, BOCT/BLTG.
  3. Total Certificate untuk menjadi seorang Pelaut Tingkat Perwira ada +/- 30 (tiga puluh) Certificate...brooo.......
  4. Untuk pelaut pemula sudah berapa ikat  9.ikat harus ada certificate, sementara teman teman yang kerja di tongkang maupun tug boat, dan lain lainya berapa ikat gajinya????? Wah...wah....maboook lauuuut broo...untuk mengharapkan opec saat ini ngeri...ngeri sedap...brooo.....
  5. Berapa total biaya yang dikeluarkan Pelaut?????? (tidak termasuk pelaut melalui Sekolah Formil Akademi) + biaya biaya foto copy black white dan color, scan, print out dan saat ini print out hanya bisa dilakukan per-certificate saja, tidak seperti dibawah Tahun 2016, hanya perlu nonor BST, maka akan keluar semua certificate yang telah di punyai seorang pelaut, biaya transportasi angkot, ojek, bus way, kereta api, parkir,dll, waduuuuh mabooook lauuut lagi broooo........
Pelaut Pemula, setelah usai mengikuti Diklat masa perjuangan teman temanku belum selesai (kecuali pelaut yang menjalani  cuti, biaya perusahaan dan sejenisnya-no problematic) Teman teman yang telah selesai Diklat harus menjalankan mencari lowongan kerja (bahasa gaulnya “ Cari Can “) nah jika bernasib baik Can kerja dapat  tidak pakai “ Cas (bahasa gaul pelaut) Cas adalah Charge dana pelicin atas kerjasama yang baik bagi kedua belah pihak dan besarnya bervariasi, bagaimana brooo, apakah “ Full Astern? atau tetap “ Full Ahead?  Atau Dead Slow Ahead?????....teman teman....maboook lauut lagi nih broo......

Untuk teman teman yang dari Akademi untuk menyelesaikan ANT.III/ATT.III diharuskan mengikuti Prola/Prala, untuk menjadi Cadet, nah perjuangan belum selesai untuk jadi Cadet harus mencari cari can informasi dari teman teman para Senior, juga brosing brosing via internet dan lain sejenismya.

Setelah diterima jadi Cadet perjuangan belum selesai dari adik adik diatas kapal, juga uang saku per bulan yang diterima dari perusahaan pelayaran, uang saku ber variasi khusus kapal berbendera Indonesia, ada yang setengan segel sampai satu segel di air jarang di temui yang mencapai lima segel, terkecuali kapal foreign lines nah di atas kapal masih ada berapa persaen para Senior yang menerapkan “ Kedisiplinan “ Cadet diatas kapal, seperti “ Tolong ambilkan sarapan dan bawa ke Bridge “ dan lain sebagainya, jika bermasalah di kenakan  berlari mengelilingi deck atau push up dan para Senior dengan suara tinggi memberi peringatan, waduuuh brooo perjuangan belum selesai, sampai dengan ada Cadet yang bertahan 3.Bulan, 6. Bulan ada juga yang menyelesaikan kontrak 1. Tahun, tetapi ada juga para Senior yang bijaksana dan Sopan Santun....brooo

Perjuangan Pelaut masih belum selesai sampai disini, artikel berlanjut broo, membahas masalah Kenapa Crew kapal bisa di bajak, kenapa lowongan kerja masih di dominasi oleh Filipino,India dan bangsa lainya dan apa yang dilakukan oleh banyak Profesi Himpunan Pelaut saat ini disamping adanya KPI, apa sudah amankan Safety para pelaut yang bekerja diatas kapal terutama kapal kapal Tanker product, Crude, Chemical dan LPG

Demikian sementara artikel ini disampaikan dan mohon koreksi para rekan rekan pelaut masukan maupun lain sebagainya                                                                                                  

Wassalam,
Serbaserbi Pelaut

Sailoring.blogspot.com